Always be grateful

Always be grateful
Just enjoy the path...

Dear YOU

Hello pals!

You come from everywhere...
Here are some stories of mine...
Puzzles that i keep searching through my life

Hope my writing will inspire you...
Make you figure out, when you're sad, there's someone worse than yours.
Make you realize that happiness is something you should share to others.

So, enjoy the pieces of mine ^^

Wednesday, June 22, 2011

17 days to go...

Tepat 17 hari lagi aku akan menggenapkan kisah 12 bulanku di umur ke-20. Apa yang kurasakan? Senang? Bahagia? Yang pastinya aku bersyukur. 
Bersyukur hingga saat ini aku masih bernafas dan dapat menikmati indahnya dunia ini.
Bersyukur hingga saat ini aku masih memiliki organ lengkap untuk beraktivitas,
Bersyukur hingga saat ini aku masih memiliki kedua orangtuaku dan keluarga yang selalu mendukungku.
Bersyukur hingga saat ini aku masih memiliki teman-teman yang berada di sampingku untuk menghiburku.
Bersyukur hingga saat ini aku masih mendapatkan bantuan dari orang-orang mulai dari makanan, minuman, pakaian, dan tempat tinggal serta segala kebutuhanku.
Aku bersyukur aku masih hidup.

Dalam waktu singkat selama seminggu ini aku telah mengalami banyak perubahan. Benda itu kumiliki. Akhirnya benda itu berada di tanganku dan menemani keseharianku. Hingga kini aku masih dalam tahap menyukainya. Mama yang memaksaku untuk memiliki benda itu agar alasan klise itu tak lagi menjadi alasan. Oh sungguh mamaku luar biasa. Dia sekarang kini telah mengalami perubahan. Aku harus berkata apa, tidak ada yang kekal di dunia ini. Aku menyesal dan berharap segalanya akan tetap seperti itu. Mama mengingatkanku untuk tidak bercerita rahasia kepada siapapun lagi. Kalau memang aku berada dalam masalah, ceritakan kepada beliau saja. Sungguh luar biasa bukan mamaku? Beliau seakan takut aku terluka, sedih, dan depresi. Mamaku memang mama paling baik. Aku bersyukur memiliki mama seperti beliau. Beliau sungguh mengagumkan dan aku harus belajar banyak dari beliau. 

Aku saat ini sedang sibuk bekerja. Melupakan yang satu memang tidak mudah tapi aku berhasil. Sementara kehadiran satunya lagi yang membuat kami bertiga terlihat kacau dan membuatku tak bisa memejamkan mata hingga larut malam akhirnya berhasil kulewati. Aku melemparkan fokusku sepenuhnya kepada pekerjaan dan berusaha mengembangkannya. Begitulah diriku, ketika depresi selalu mencari pelarian ke pekerjaan. Untuk saat ini sebagian besar waktuku habis di pekerjaan. Yah, aku seperti kembali ke kehidupanku yang dulu. Mungkin ini memang akan lebih cocok dengan diriku. Setelah itu, berlibur sebentar dan sibuk lagi. Mungkin aku memang menikmati kehidupan seperti ini. Mungkin memang diriku sesuai dengan pola kehidupan seperti ini. Good,bad, who knows?

2 comments:

  1. biarkanlah dalam 17 hari ini agar bunga-bunga terus bermekaran mengeluarkan wangi-nya yang menenangkan jiwa ini karena 17 hari akan terasa sungguh singkat.

    ReplyDelete